Sunflower Angel Mekar di Prambanan, Hadirkan Kisah Cinta dalam Balutan Seni dan Warisan Budaya
- Administrator
- Rabu, 10 Juni 2026 08:57
- 5 Lihat
- Sorotan
Hamparan bunga matahari raksasa yang berdiri megah dengan latar siluet Candi Prambanan menjadi pemandangan yang menyita perhatian ribuan wisatawan dalam beberapa pekan terakhir. Instalasi seni bertajuk "Sunflower Angel" karya Arrofi Ramadhan itu tidak hanya menghadirkan pengalaman visual yang unik, tetapi juga menyimpan kisah personal tentang cinta, perjalanan hidup, dan pencarian makna.
Arrofi menjelaskan dalam keterangannya bahwa karya tersebut lahir dari tiga sosok yang memiliki arti penting dalam kehidupannya, yakni bunga matahari, burung makau, dan Annisa Sekar P, pasangan yang menjadi inspirasi utama di balik penciptaan karya itu. Ketiganya kemudian diterjemahkan menjadi simbol tentang kebahagiaan, kesabaran, harapan, hingga proses berdamai dengan diri sendiri dan semesta.
Bagi sang seniman, "Sunflower Angel" merupakan representasi dari perjalanan cinta dan mimpi yang dibangun bersama. Karena itulah ia merasa Candi Prambanan menjadi tempat yang tepat untuk menghadirkan karya tersebut kepada publik. Menurutnya, terdapat benang merah antara cerita yang melatarbelakangi instalasi itu dengan legenda yang melekat pada kompleks candi terbesar di Indonesia tersebut.
Kesamaan itu terletak pada semangat pengorbanan dan kesungguhan dalam mewujudkan cinta. Jika legenda Prambanan dikenal melalui kisah pembangunan ribuan candi demi sang pujaan hati, maka "Sunflower Angel" juga lahir dari dorongan untuk menciptakan sesuatu yang besar sebagai bentuk penghargaan terhadap orang yang dicintai.
Sejak dibuka pada 21 Mei lalu, area pameran selalu dipadati pengunjung. Banyak wisatawan rela mengantre untuk mengabadikan momen dengan latar instalasi bunga matahari dan kemegahan Candi Prambanan. Kehadiran karya seni kontemporer di tengah situs bersejarah itu menciptakan kombinasi yang menarik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong.
Arrofi mengaku bersyukur karena karyanya mendapat kesempatan berdiri berdampingan dengan salah satu ikon budaya Indonesia. Baginya, Prambanan bukan sekadar lokasi pameran, melainkan ruang yang memungkinkan sebuah karya memperoleh makna yang lebih luas karena dapat dinikmati dan ditafsirkan oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.
Sementara itu, InJourney Destination Management menilai kolaborasi antara warisan budaya dan seni kontemporer seperti ini mampu menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan. Antusiasme pengunjung menjadi bukti bahwa perpaduan heritage, kreativitas, dan ekspresi seni modern dapat memperkaya wajah Candi Prambanan sekaligus membuka ruang bagi para seniman untuk berkarya di kawasan destinasi budaya yang terus hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.
Foto: Sunflower Angel (via InJourney)